Semakin
canggihnya teknologi ini akan berdampak pula dengan semakin berkembangnya
komunikasi. Begitu banyak aplikasi yg bermunculan saat ini yg semakin
mempermudah kita untuk berkomunikasi satu sama lain dari manapun dan kapan pun.
Begitu juga dengan jejaring sosial saat ini, begitu banyak grup – grup yg
bertebaran di jejaring sosial untuk menghubungkan antara orang lain dengan
beberapa lainnya.
Ada
salah satu jejaring sosial (ya you know lah) yg memfasilitasi para penggunanya
untuk saling bertukar pikiran di dalam wadah tertentu seperti group. Namun baru – baru ini ketika membuka beranda
terdapat beberapa group yg mengatas namakan agama. Di dalam group tersebut, yg
terjadi adalah saling menjelek – jelekan agama satu sama lain, bukan untuk
bertukar pikiran pendapat. Bukan hanya itu, sering kali kita lihat banyak
komentar yg beribu – ribu jumlahnya di tulis dengan kata – kata kasar dan tidak
pantas untuk di baca walau tidak semuanya.
Boleh
saja mengutarakan pendapat, namun sering kali pendapat yg di keluarkan akan berdampak
pada saling menjelekan agama satu sama lain. orang yg tidak mengerti salah satu
agama yg dianut agama lain akan bertanya secara baik – baik tanpa ada saling
menjelekan agama lainnya. Dan untuk para penganut agama yg di Tanya itu
harusnya menjelaskan baik – baik tanpa ada maksud untuk menyinggung agama itu
sendiri. Mudah bukan?
Sebenarnya,
apa sih untungnya menjelekan agama orang lain itu? Gak ada kan? ataukah sekedar
mencari sensasi? Kayanya kalo nyari sensasi seperti itu gak logis dan masuk
akal banget kali ya, yg ada malah tambah dosa. Biarkan lah orang memilih jalan
hidupnya sendiri kita tidak perlu mengurusinya. Dan kita juga tidak boleh
selalu merasa benar, karena tuhan tidak suka umatnya yg egois. Bukan begitu?
Bukannya tuhan menyukai umatnya yg rukun, damai?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar