Jumat, 19 April 2013

Untung kah? atau Rugi kah?



Mau tau gak seberapa beruntungnya Indonesia itu? Indonesia itu memiliki kekayaan yg gak sedikit bisa dikatakan berlimpah. Dari SDM (Sumber Daya Manusia) sampai ke SDA (Sumber Daya Alam), dari sabang sampai merauke pasti memiliki sumber daya yg berbeda. Bukan cuman itu lho, kebudayaan kita yg kita miliki juga beragam setiap daerah memiliki kesenian, makanan khas, hasil bumi yg berbeda.
Dan bukan cuman SDA dan SDM nya lho yg berkualitas, hasil laut kita juga melimpah. Begitu hasil tangkapan dari para nelayan yg sudah kita konsumsi bahkan sudah mengekspor keluar negri. Karena hampir 2/3 lautan itu berada di Indonesia. Gak kebayang betapa beruntungnya Indonesia dong? Nah dari sana juga kita memiliki taman laut yg begitu menakjubkan dan banyak di kunjungi oleh turis mancanegara maupun turis local, dan dengan banyak turis mancanegara yg berkunjung ke Indonesia, itu artinya nilai devisa juga bertambah bagi Indonesia.
Nah selain itu, Indonesia memiliki hasil tambang yg begitu melimpah. Namun yg disayangkan adalah mengapa yg menguasai hasil tambang tersebut adalah bangsa asing? Mengapa bukan bangsa kita sendiri yg jelas – jelas telah memilikinya. Ada beberapa factor yg mengapa Negara asing yg mengolah hasil tambang di Indonesia. Salah satunya kurangnya mendalami di bidang tersebut, kita misalkan pertambangan minyak. Perlu adanya tenaga khusus dan juga membutuhkan alat yg berteknologi mutakhir untuk bisa mencari dimana bisa kita temukan sumber minyak yg melimpah. Karena tidak setiap daerah memiliki sumber minyak yg melimpah, sementara Negara di luar sana telah mempelajari hal tersebut terlebih dahulu juga telah memiliki alat yg mendukung untuk bdang tersebut. itu yg menyebabkan mengapa bangsa asing menguasi hasil pertambangan di Indonesia, walaupun tidak semuanya di kuasi namun apabila di kelola oleh Indonesia itu pun akan berdampak efisien dan lebih banyak menguntungkan bangsa Indonesia terlebih lagi dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.
Jika di bilang Indonesia telah bebas dari para penjajah sebenarnya itu adalah statement yg salah. Memang tak yg menjajah secara terang – terang, namun mereka menjajah secara perlahan seperti contoh yg disebutkan di atas tadi. Masih banyak bentuk penjajahan secara perlahan bukan hanya contoh yg diatas saja.
Itu sebabnya kita sebagai generasi muda yg akan memegang kendali Indonesia di masa depan, harus memiliki keberanian untuk perubahan di masa depan. Kita bisa mengambil alih kembali sumber daya yg kita miliki jika kita mampu menguasi di bidang tersebut. dengan belajar giat, selagi ada waktu gunakanlah waktu untk belajar semaksimal mungkin agar kita bisa memegang kendali Indonesia, dan tak ada yg berani menjajah Indonesia untuk ke sekian kalinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar